Mengikuti Jejak Rasul Paulus Melintasi Anatolia
Rasakan salah satu perjalanan paling menginspirasi dalam Kekristenan dengan mengikuti rute misi Rasul Paulus, yang melakukan perjalanan luas di seluruh Asia Kecil (Türkiye modern) pada abad ke-1 Masehi. Itinerary yang dirancang dengan cermat ini memadukan sejarah Alkitab, arkeologi, dan warisan budaya Anatolia yang kaya, sehingga ideal bagi para peziarah, kelompok gereja, pecinta sejarah, dan wisatawan yang tertarik pada asal-usul Kekristenan.
Durasi: 10 Hari / 9 Malam
Mulai: Istanbul → Penerbangan ke Antalya
Akhir: Adana → Penerbangan ke Istanbul
Kunjungi:
Paulus dan Barnabas mengunjungi Perge selama Perjalanan Misi Pertama dan juga Kedua (Kisah Para Rasul 13–14). Tempat ini menjadi salah satu pusat khotbah Kristen paling awal di Anatolia selatan.
Menginap di Antalya.
Bepergian melalui Pegunungan Taurus.
Kunjungi:
Ini adalah salah satu lokasi khotbah Paulus yang paling signifikan, tempat ia menyampaikan salah satu khotbah tertuanya yang tercatat (Kisah Para Rasul 13).
Menginap di Yalvaç.
Kunjungi:
Paulus dan Barnabas berkhotbah di sini sebelum dipaksa pergi karena adanya penentangan (Kisah Para Rasul 14).
Menginap di Konya.
Kunjungi:
Lystra adalah tempat Paulus menyembuhkan seorang pria lumpuh dan tempat ia kemudian dilempari batu oleh massa yang bermusuhan tetapi selamat (Kisah Para Rasul 14). Tempat ini juga merupakan kampung halaman Timotius, salah satu rekan Paulus yang paling dekat.
Menginap di Konya atau Karaman.
Bepergian ke Tarsus.
Kunjungi:
Tarsus adalah tempat kelahiran Paulus dan salah satu kota intelektual terpenting di Kekaisaran Romawi.
Menginap di Tarsus.
Kunjungi:
Kunjungan opsional tergantung pada kondisi jalan dan minat kelompok.
Menginap di Adana.
Opsional:
Menginap di Adana.
Bergantung pada jadwal penerbangan:
Kunjungan opsional:
Menginap.
Transfer ke bandara.
Penerbangan kembali ke Istanbul.
Akhir layanan.
Rasul Paulus (sebelumnya Saul dari Tarsus) lahir sekitar tahun 5 M di Tarsus, salah satu pusat pendidikan terpenting di Kekaisaran Romawi. Setelah pertobatannya yang dramatis di jalan menuju Damaskus, ia menjadi misionaris terbesar dalam Kekristenan.
Antara sekitar tahun 46 M dan 57 M, Paulus menyelesaikan beberapa perjalanan misi melalui Anatolia, memberitakan Injil, mendirikan komunitas Kristen, mengangkat para pemimpin gereja, dan menulis banyak surat Perjanjian Baru.
Banyak gereja Kristen paling awal di Türkiye modern menelusuri asal-usulnya langsung dari pelayanan Paulus.
Situs-situs yang dikunjungi selama tur ini melestarikan jejak kota-kota Romawi, gereja-gereja Kristen awal, prasasti, dan lanskap yang sangat mirip dengan yang dialami Paulus hampir dua ribu tahun yang lalu.
mm
mm
mm