Detil Tur
Tur Emas Tujuh Gereja di Wahyu dari Istanbul (4 Hari / 3 Malam)
Ikuti jejak awal kristen dan eksplorasi Tujuh Gereja yang disebutkan dalam Kitab Wahyu.
Perjalanan yang menginspirasi ini membawa Anda melalui jantung barat Türkiye, tempat di mana Rasul Yohanes menyampaikan kepada komunitas Kristen awal hampir 2.000 tahun yang lalu.
Dimulai dengan penerbangan dari Istanbul ke daerah Egeo, Anda akan mengunjungi kota-kota alkitabiah Ephesus, Smyrna, Pergamon, Thyatira, Sardis, Philadelphia, dan Laodicea.
Situs-situs ini pernah menjadi pusat iman yang berkembang di mana para Kristen awal hidup, berjuang, dan menyebarkan pesan Kristus. Saat ini, mereka tetap sebagai landmark sejarah dan spiritual yang kuat, dikelilingi oleh reruntuhan arkeologis yang mengesankan dan pemandangan yang menakjubkan.
Itinerary Tur
Hari 1 – Istanbul - Izmir - Ephesus
Penjemputan di hotel pagi-pagi dan transfer ke bandara untuk penerbangan Anda dari Istanbul ke Izmir.
Perjalanan ke kota kuno Ephesus yang megah, salah satu kota Romawi yang paling terawat di dunia. Berjalan di sepanjang Jalan Marmer, lihat Teater Agung tempat Rasul Paulus berkhotbah, Perpustakaan Celsus, dan situs-situs Kristen awal.
Kunjungi Rumah Perawan Maria (opsional).
Malam menginap di Kusadasi atau Izmir.
Hari 2 – Pergamon & Thyatira
Perjalanan ke kota kuno Pergamon, di mana gereja diingatkan tentang ajaran-ajaran palsu. Kunjungi Akropolis, teater curam, dan sisa-sisa area altar yang sering diasosiasikan dengan “Tahta Setan” dalam Wahyu.
Lanjutkan ke Thyatira, yang dikenal sebagai rumah Lydia, pedagang kain ungu yang disebutkan dalam Alkitab.
Malam di daerah Izmir.
Hari 3 – Sardis & Philadelphia
Perjalanan ke Sardis, yang pernah menjadi ibu kota Kerajaan Lydia dan dikenal karena gimnasium dan sinagoga yang mengesankan.
Lanjutkan ke Philadelphia, gereja yang dipuji karena kesetiaannya dalam Kitab Wahyu.
Malam di daerah Pamukkale / Denizli.
Hari 4 – Laodicea & Kembali ke Istanbul
Kunjungi Laodicea, yang dikenal sebagai “gereja suam-suam kuku.” Jelajahi jalan-jalan yang digali, gereja-gereja, dan reruntuhan yang mengesankan.